Rencana Pajak Kartu Kredit Tekan Emiten Ritel Dan Bank

Transaksi dengan kartu kredit tengah menjadi radar bagi para aparat pajak. Hal ini tentunya akan mempengaruhi prospek bisnis pada emiten di Bursa Efek Indonesia terutama mereka yang bergerak di bidang perbangkan dan ritel.

Sebelumnya pada 23 Maret lalu, Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pajak meminta bank untuk membuka data nasabah pemilik kartu kredit baik data pokok pemegang kartu kredit dan juga data transaksi kartu kredit bermasalah.

Bahana Securities menilai bahwa pembukaan data para nasabah kartu kredit beserta transaksi kartu kredit sangat memiliki dampak terhadap kinerja emiten ritel modern terutama PT Mitra Adiperkasa Tbk. Hal disebabkan oleh perusahaan yang memiliki kode emiten MAPI tersebut menargetkan segmen pasar menengah atas. “Konsumen tentunya akan mengurangi pembelanjaan dengan kartu kredit tentunya akan berpengaruh terhadap pendapatan para peritel.

Bahana Securities mencatat bahwa tahun lalu, ketika Dirjen Pajak membuka wacana untuk membuka data transaksi kartu kredit berdampak pada susutnya nilai emiten ritel hingga 40 persen. Manajemen MAPI sendiri belum bersedia memberikan tanggapan mengenai rencana tersebut.
Rencana Pajak Kartu Kredit  Tekan Emiten Ritel Dan Bank
Emiten lainnya yaitu PT Matahari Putra Prima Tbk sendiri melihat bahwa rencana Dirjen Pajak tersebut akan mempengaruhi terhadap bisnis yang mereka miliki. “Kami tentunya tidak bisa membantah jika tidak terdapat pengaruh akan tetapi kami belum mengetahui berapa persen pengaruh terhadap transaksi perusahaan,” kata Fernando Repi yang merupakan Manajer Komunikasi Korporasi MMPA.

Pada pihak perbankan sendiri melihat bahwa ketentuan ini tidak akan berpengaruh banyak kepada kinerja perusahaan karena saat ini perusahaan telah mengalihkan bisnis menuju bisnis produktif seperti pembiayaan korporasi dan infrastruktur dari bisnis konsumtif seperti kartu kredit. Salah satu perbankan yang yakin bahwa keterbukaan data kartu kredit tidak akan berpengaruh terhadap kinerja adalah PT Bank Central Asia atau BCA. BCA sendiri menyebutkan bahwa mereka hanya menargetkan pertumbuhan sebesar 5 persen untuk kartu kredit pada tahun 2017.

Target tersebut lebih rendah dari realisasi tahun 2016 yang mencapai 13,7 persen. “Kami yakin bahwa ini tidak akan berpengaruh banyak selain itu kami hanya mengharapkan bahwa nasabah tidak khawatir dengan rencana ini,” kata Santoso Liem, Direktur BBCA.

Analis dari NH Korindo Securities Bima Setiaji beranggapan bahwa rencana Dirjen Pajak tersebut untuk mulai menargetkan pada transaksi kartu kredit dapat menekan pertumbuhan bisnis kartu kredit perbankan akan tetapi hanya untuk efek jangka pendek. “Dampaknya tidak terlalu lama dan besar bagi perbankan terutama perbankan yang tidak memiliki bisnis inti di bisnis kartu kredit,” kata Bima Setiaji. Dampak terbesar mungkin akan didapatkan oleh bisnis ritel dikarenakan para nasabah ada kemungkinan untuk menahan diri untuk berbelanja dengan kartu kredit.

Beberapa Anak Usaha BUMN Telah Siap Untuk Melakukan IPO

Bursa Efek Indonesia ata BEI menyampaikan bahwa terdapat sejumlah anak perusahaan BUMN bandar poker yang tengah melakukan proses penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) pada tahun 2017 ini.

Dirut BEI Tito Sulistio menjelaskan saat ini para anak usaha BUMN tersebut telah melakukan proses bersama OJK. Diharapakn proses ini akan segera selesai dan saham anak usaha BUMN tersebut dapat segera dicatatkan dan diperdagangkan di lantai perdangan BEI.

Tito Sulistio menilai bahwa proses IPO anak usaha BUMN ini relatif lebih mudah dibandingkan dengan induknya. Hal ini dikarenakan BUMN harus melalui 25 tahap dalam proses IPO, berbeda dengna anak usaha yang dapat lebih cepat dan tidak harus melewati 25 tahap seperti pada induk BUMN. “BUMN biasanya membutuhkan 25 tahap dalam proses IPO nya. Untuk anak usahnay lebih singkat karena tahap yang dibutuhkan lebih sedikit,” kata Tito.

Tito Sulistio mengatakan bahwa selain anak usaha BUMN, sejumlah perusahaan swasta juga telah menyatakan situs poker ketertarikan untuk melakukan IPO yang dimana salah satunya adalah PT Alfa Energi Investama.

Dirut Alfa Energi Investama, Aris Munandar menjelaskan bahwa pihaknya telah merencanakan untuk melepas sekitar 23 persen sama perusahaannya ke publik melalui IPO dengan target dana yang diperoleh sekitar 125 miliar hingga 160 miliar. Dana IPO itu sendiri akan digunakan sebagai modal kerja, aksi korporasi seperti penambahan kapasitas pelabuhan dan pelunasan hutang,

“Dana hasil IPO ini akan digunakan untuk untuk modal kerja, pelunasan hutang dan tentunya aksi korporasi lainnya yaitu menambah kapasitas pelabuhan,” kata Aris.

Dirinya menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan persyaratan untuk pengajuan IPO seperti laporan kinerja tahun buku Desember 2016. Untuk pelaksana IPO ini, Alfa Energi Investama telah menunjuk PT Lautandhana. Alfa Energi sendiri daftar poker adalah perusahaan yang bergerak di bidang batubara yang beroperasi di Kalimantan Timur dengan total aset mencapai Rp 400 miliar.

kenaikan harga CPO akan berlanjut

Prospek tren naiknya harga crude palm oil (CPO) sepertinya masih akan berlangsung lama. Malaysia yang merupakan salah satu negara eksportir CPO terbesar mencatat penurunan persediaan CPO. Suplai yang terbatas membuat potensi kenaikan harga kian besar.

Persediaan pada Januari tercatat 1,54 juta ton. Secara year on year (yoy), persediaan tersebut turun lebih dari 30%. Jika dibandingkan dengan bulan Desember 2016, maka persediaannya juga susut 7,5%.

“Ini merupakan persedian terendah dalam lima bulan terakhir,” kata analis Mandiri Sekuritas Yudha Gautama.

Ia memprediksi, rendahnya persediaan CPO Malaysia masih akan terjadi untuk beberapa bulan ke depan. Pasalnya, tren musim panen yang rendah masih akan berlanjut. Tren kenaikan kian kuat karena permintaan CPO untuk keperluan restocking biodiesel juga terjadi.

Kondisi ini setidaknya akan terjadi hingga Maret 2017. “Sehingga, ini memberikan kesempatan investor untuk membeli saham sektor CPO,” imbuh Yudha.

Ia menjagokan saham PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) jika mengacu pada sentimen ini. Saham LSIP direkomendasikan buy dengan target harga Rp 1.950 per saham.

Ini Rekomendasi Analis dan Bagaimana Nasib BUMI?

Saham PT Bumi Resource Tbk (BUMI) memang sedang ramai dibeli investor. Tercatat saham BUMI dari 13 Juli 2016 bertengger di harga Rp 82 per saham dan naik 407% menjadi Rp 414 per saham pada perdagangan, Senin (13/2).

Perusahaan pertambangan batubara PT Bumi Resources Tbk (BUMI) milik grup Bakrie.

 

Foto: Dok BUMI (dari Annual Report)

Menurut beberapa analis, meningkatnya harga saham secara drastis ini disebabkan naiknya harga batubara global yang cukup signifikan. Serta proses restrukturisasi utang yang akan dilakukan. Lantas secara fundamental apakah outlook BUMI sudah kembali kuat.

Analis Samuel Sekuritas Sharlita Malik mengatakan setelah adanya pencapaian kesepakatan utang bumi melalui PKPU yang disetujui kreditur, utang BUMI telah berkurang menjadi US$ 1,6 miliar dari total utang sebesar US$ 4,2 juta. “Kami melihat ini dapat menjadi kunci utama kinerja BUMI ke depannya,” katanya dalam riset, Rabu (8/2).

Pengurangan utang BUMI akan melalui konversi saham dengan jalan right issue sebesar US$ 2 miliar dan obligasi wajib konversi senilai US$ 639 juta. BUMI juga sudah mendapatkan persetujuan untuk melakukan right issue V sebesar 37,8 miliar lembar saham dengan pelaksanaan di harga Rp 926,16 per lembar. Paling lambat aksi ini dilakukan pada 30 Juli mendatang.

Sehingga setelah proses debt to equity swap ini, akan terjadi judi togel dilusi signifikan sebesar 44% bersama dengan efek dilusi dari Mandatory Convertible Bond. Sebagai informasi kepemilikan saham BUMI setelah right issue menjadi 22,6% CIC, 26,1% public, 4,6 senior notes 2016, 10,6% Senior Notes 2017, 2,8% Convertible Bonds, 16,8% Long Haul Holdings, 3,5% PT Damar Reka Energi,13,1% Other Secure and Unsecure. Dari sebelum right issue 63,6% public, 30,1 Long Haul Holdings, 6,3% PT Damar Reka Energi.

Selain itu, Sharlita melihat sejalan dengan asumsi harga batubara global dikisaran US$ 70 per metric ton, rata-rata harga jual (ASP) batubara yang jauh lebih tinggi 40% mencapai US$ 59,7 per ton dibanding tahun lalu. Hal ini juga Akan menghasilkan arus kas yang kuat dan kemampuan untuk membayar utang tranche yang dimulai pada semester kedua tahun ini.

Prediksi Sharlita, tahun ini BUMI akan menorehkan pendapatan mencapai US$ 2,93 miliar, naik 44% dari estimasi tahun 2016 sebesar Rp 2,03 miliar. Sementara laba bersih perusahaan akan tumbuh menjadi US$ 275 juta dari tahun 2016 sebesar US$ 77 juta.

peningkatan tata kelola diharapkan sesuai dengan ekspektasi pasar. Karena dengan Teman 4D kreditur terbesar diberi hak untuk memilih salah satu Direktur atau Komisaris. Dia melihat China Investment Corporation dan China Development Bank dan berbagai kreditur lainnya memiliki kendali yang signfikan untuk restrukturisasi BUMI.

Rupiah masih akan mampu pertahankan penguatan

Di tengah tekanan penguatan dollar Amerika Serikat (AS), rupiah berhasil menguat dengan dukungan sajian data domestik yang cukup positif. Awal pekan depan, rupiah berpeluang melanjutkan penguatan.

Di pasar spot pada Jumat (10/2), valuasi rupiah melemah 0,13% ke Rp 13.312 per dollar AS dibanding hari sebelumnya. Tetapi, pergerakan rupiah selama sepekan masih tetap unggul 0,23% di hadapan dollar AS. Jika mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia, rupiah menunjukkan pelemahan 0,08% ke Rp 13.318 per dollar AS kemarin. Namun, menguat 0,19% dalam satu pekan terakhir.

Josua Pardede, Ekonom Bank Permata, mengatakan, penguatan rupiah selama sepekan ini dipengaruhi sentimen dari dalam negeri. Rilis data ekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi yang lebih baik, peningkatan cadangan devisa, dan kenaikan rating

kredit, mampu menahan laju dollar AS. Hasil yang cukup positif itu bisa mengurangi tingkat ketidakpastian global, ujarnya, Jumat (10/2).

Sepekan terakhir, menurut Josua, rupiah sebenarnya cukup tertekan dengan kebijakan Presiden AS Donald Trump. Pernyataan terakhirnya tentang rencana reformasi pajak berhasil melambungkan posisi the greenback. Mengutip Bloomberg, Jumat (10/2) pukul 17.18 WIB, indeks dollar AS menguat sebesar 0,10% ke level 100,75.

Putu Agus Pransuamitra, Analis Monex Investindo Futures, juga menyakini mata uang garuda masih mampu mempertahankan penguatan karena dukungan sentimen positif dari domestik. Apalagi, pada Senin (13/2) depan tidak ada sajian data ekonomi dari AS yang akan dirilis.

Kemungkinan ada penguatan di kisaran Rp 13.250 per dollar AS, tebak Putu. Sedangkan Josua memperkirakan, rupiah akan mempertahankan penguatan pada rentang Rp 13.300 hingga Rp 13.375 per dollar AS.

Awal pekan, rupiah masih rawan koreksi

Rupiah gagal mempertahankan penguatan di hadapan dollar AS pada akhir pekan kemarin. Isu eksternal diprediksi masih akan membebani laju mata uang Garuda pada awal pekan depan.

Di pasar spot, Jumat (10/2), kurs rupiah melemah 0,13% dibanding hari sebelumnya ke level Rp 13.312 per dollar AS. Sementara, kurs tengah Bank Indonesia mencatat, nilai tukar rupiah terkikis 0,07% ke posisi Rp 13.318 per dollar AS.

Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menyebut, sentimen eksternal menggerus tenaga rupiah pada akhir pekan lalu. Pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menginginkan adanya reformasi pajak mengangkat nilai tukar dollar AS. Pernyataan tersebut dinilai mendukung pertumbuhan ekonomi AS.

“Pelaku pasar juga menghindari aset berisiko di tengah ketidakpastian politik di zona Euro sehingga turut menekan rupiah,” kata Faisyal.

Di sisi lain, pelemahan rupiah tidak signifikan lantaran masih ditopang oleh lonjakan harga komoditas terutama minyak bumi.

Selanjutnya, Faisyal meramal, data neraca pembayaran bisa mendukung pergerakan rupiah di awal pekan ini. BI melaporkan defisit transaksi berjalan tahun 2016 sebesar US$ 16,3 miliar atau 1,8% dari produk domestik bruto (PDB). Angka tersebut lebih baik dibanding tahun 2015 sebesar US$ 17,5 miliar atau setara 2% dari PDB.

Namun, Faisyal menduga, rupiah masih berisiko terkoreksi pada Senin (13/2). Sebab, pelaku pasar lebih tertarik terhadap dollar AS setelah pernyataan Trump.

UNSP Bahas Lagi Rencana Reverse Stock, Pada Febuary

JAKARTA. PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) akan kembali menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) terkait rencana penggabungan nilai nominal saham alias reverse stock. Ini merupakan rapat ketiga setelah dua rapat sebelumnya batal, lantaran tidak kuorum.

Berdasarkan keterangan resmi perseroan, Jumat (3/2), rapat akan dilakukan pada 20 Februari 2017.

Sesuai dengan peraturan pasar modal, RUPSLB ketiga masih bisa dilakukan jika dua RUPSLB sebelumnya batal dilaksanakan. Syaratnya, RUPSLB ketiga bisa dilaksanakan jika dihadiri pemegang saham yang mewakili paling sedikit 19% dari seluruh saham dengan hak suara yang telah diterbitkan perseroan.

Keputusan dalam RUPSLB ketiga adalah sah jika disetujui lebih dari 1/2 bagian dari jumlah suara sah yang hadir dalam RUPSLB ketiga.

Mengingatkan saja, UNSP akan reverse stock dengan rasio 10:1. Artinya, setiap 10 saham nominal Rp 100 akan menjadi 1 saham nominal Rp 1.000. Aksi korporasi ini dilakukan sejalan dengan rencana restrukturisasi utang UNSP.

Penggabungan saham ini diharapkan dapat memperbaiki likuiditas perdagangan saham UNSP yang sejak Agustus 2013 tak beranjak dari level Rp 50 per saham. Setidaknya, posisi bid offer saham UNSP di pasar reguler juga bisa menjadi lebih sehat.

Sebagai informasi, kepemilikan saham publik di UNSP mencapai 90,26%. Sisanya dimiliki investor Haiyanto sebesar 6,61% dan Credit Suisse s/a Long Haul Holding Ltd 3,13%. Tercatat, ada sekitar 16.795 pemegang saham publik. Saham ini juga dimiliki lebih dari 120 sekuritas dan wali amanat.

Poundsterling Tampak Kokoh Walau Minim Sentimen

Poundsterling yang minim dukungan fundamental berhasil mencuri kesempatan untuk mengungguli the greenback yang tengah bersiap menanti rilis pertemuan FOMC. Faisyal, Research and Analyst PT Monex Investindo Futures menilai, penguatan GBP/USD terjadi setelah koreksi yang cukup panjang beberapa waktu terakhir. Karena sebenarnya poundsterling minim dukungan data ekonomi setelah data manufaktur PMI Inggris Januari 2017 merosot dari 56,1 menjadi 55,9 dan melanjutkan performa ekonomi Inggris yang buruk.

Hal ini yang nantinya akan turut membedakan pergerakan GBP/USD di perdagangan Kamis (2/2). Proyeksinya BoE masih akan mempertahankan suku bunga di atas 0,25% dan belum akan ada perubahan kebijakan moneter maka GBP bisa jaga keunggulan.

Namun jika ternyata suku bunga dipangkas atau terselip pernyataan dovish, maka poundsterling akan melemah kembali.

Hanya saja pasar juga akan mempertimbangkan katalis dari FOMC AS. “Tarik menarik sentimen, namun dominasi katalis dari AS akan lebih besar sehingga kita lihat hasil FOMC,” jabar Faisyal. Sehingga kans GBP/USD melemah lagi masih bisa terjadi.

Keadaan yang baru akan berubah jika FOMC ternyata negatif atau BoE melayangkan pernyataan positif mengenai prospek ekonominya ke depan. “Ditambah lagi kan hasil konsolidasi parlemen dan Perdana Menteri Theresa May perkara Brexit berujung positif, sehingga ini cukup menjadi alasan GBP pertahankan rebound sementaranya,” ujar Faisyal.

Telah Gabungkan Anak Usaha Oleh Toba Sejahtera

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan akhir pekan ini menyampaikan TKS merupakan perusahaan yang dimiliki 99% sahamnya oleh TPS. Hal ini dilakukan supaya manajemen perusahaan lebih efektif dan efisien. Rencananya tangal efektif penggabungan pada 1 Maret 2017. Anak usaha PT Toba Sejahtera PT Toba Pengembang Sejahtera (TPS) berencana melakukan penggabungan usaha dengan PT Toba Karya Sejatera (TKS), dimana TKS akan menjadi pihak yang telah menggabungkan diri.

“Penggabungan usaha ini dalam acara rangka meningkatkan kinerja Toba Pengembang Sejahtera (TPS). Kemudian untuk efisiensi dan efektif manajemen perusahaan,” tulis manajemen TPS dalam prospektus.Selain itu, yang menjadi latar belakang merger ini adalah karena TPS dan TKS merupakan perusahaan yang sama-sama bergerak di bidang pembangunan properti. Dan saat ini antara TPS dam TKS sedang menggarap proyek sama adalah proyek properti Sopodel.

Dalam penggabungan ini akan memperkuat posisi TPS sebagai perusahaan hasil penggabungan dalam bisnis properti terutama dalam mencapai visi dan misi perusahaan mereka. Kemudian meningkatkan daya saing perusahaan hasil penggabungan dalam bisnis properti tersebut.

Pelaksanaan penggabungan ini akan dilaksanakan dengan meningkatkan modal disetor ditempatkan perusahaan hasil penggabungan tersebut. Peningkatkan modal disetor dan ditempatkan dilakukan sebagai akibat dari konversi saham-saham milik pemegang saham perusahaan hasil penggabungan ini.

Sesuai dengan rencana penggabungan ini seluruh pemegang saham TKS akan memperoleh 9.208 lembar saham baru di TPS. Rasio konversi tersebut sebesar 0,92 saham TPS untuk setiap saham TKS. Dimana konversi tersebut sudah mencerminkan nilai pasar wajar dari kedua perusahaan.

Dalam 2 Pekan Emas Meraih Level Terendah

Emas sempat menyentuh posisi terendah dalam dua pekan terakhir akibat penguatan dollar AS. dan Harga emas ditransaksikan melemah pada akhir pekan ini

Data yang dihimpun CNBC menunjukkan, pada pukul 14.25 waktu Singapura, harga emas di pasar spot akun sboobet ditransaksikan turun 0,5% menjadi US$ 1.182,87 per troy ounce. Nyaris mendekati level terendah dua pekan terakhir yang tercipta pada 11 Januari lalu di level US$ 1.182,45 per troy ounce. Sedangkan harga kontrak emas mencatatkan penurunan 0,6% menjadi US$ 1.183 per troy ounce.

Kombinasi dari sejumlah faktor, termasuk penguatan dollar serta rendahnya volume transaksi menjelang Tahun Baru China ( imlek ), Teman Judi menekan pasar emas, jelas Ronald Leung, chief delaer Lee Cheong Gold Dealers di Hong Kong.

mayoritas market di Asia tak beroperasi, yang berarti hal ini saat yang baik untuk melepas emas. dan anda bisa melihat tingkat permintaan sangat rendah, yang menunjukkan tingkat permintaan emas saat ini.

harga emas spot diprediksi akan menembus support US$ 1.182 per troy ounce dan akan turun lagi ke support selanjutnya di level US$ 1.171 per troy ounce. itu menurut analis teknikal reuters Wang Tao. dan di sisi lain, dollar bergerak naik pada hari ini dengan rebound dari posisi terendahnya dalam tujuh pekan terakhir.

Dan ini sekadar informasi, indeks dollar hari ini naik 0,1% menjadi 100,500. Pada sesi sebelumnya, sbobet casino indeks dollar sempat tertekan hingga ke level 99,793 yang merupakan level terendah dalam tujuh pekan terakhir.