Go Jek Dapatkan Suntikan Dana Dari Investor AS

Investor global asal negera Paman Sam, Kohlberg Kravis Roberts atau KKR dan Codan Warburg Pincus LLC dikabarkan akan menyuntikkan dana ke salah satu perusahaan start up terbesar di Indonesia, PT Go Jek Indonesia. Jika terealisasi, suntikan dana ini akan membuat nilai perusahaan yang dipimpin oleh Nadiem Makarim akan menlonjak nilainya melebihi 1 miliar dollar AS.
Go Jek Dapatkan Suntikan Dana Dari Investor AS
Dilansir dari Wall Street Journal, dua investor yang pernah menjadi investor Facebook ini tengah membicarakan suntikan dana yang dikabarkan akan mencapai 400 juta dollar AS atau sekitar 5,24 triliun rupiah. Jika rencana tersebut terwujud, Go Jek akan menjadi salah satu start up yang diperhitungkan di regional karena nilainya yang akan mencapai lebih dari 1,2 dollar AS.

Ketua Asosiasi Modal Ventura dan Start Up Indonesia Jefri R. Sirait menyatakan tidak heran jika Go Jek mendapat suntikan dari investor global karena dalam 2 tahun terakhir perkembangan aplikasi Go Jek cukup mengesankan.

Selain perkembangan Go Jek yang bagus, pertumbuhan penggunan internet bergerak atau mobile internet terutama dengan generasi yang melek teknologi juga menjadi alasan investor menganggap Start Up Go Jek cukup menggoda. “Penetrasi dan perbaikan kualitas internet yang sudah membaik jika dibandingkan dengan lima tahun lalu memicu munculnya generasi yang melek teknologi dan juga para pengguna ini menjadi semakin tertarik dengan aplikasi-aplikasi mobile yang mendukung aktivitas sehari-hari seperti Go Jek,” kata Jefri.

Saat ini Go Jek dapat dinilai sebagai salah satu start up dengan manajemen yang cukup baik dan profesional. Hal ini tercermin dari target pasar yang dibidik oleh perusahaan dan juga sumber dana yang mereka peroleh disertai dengan penggunaan sumber dana untuk ekspansi bisnis.

Sebelum Kohlberg Kravis Robers dan Codan Warburg Pincus LLC, Go Jek sudah terlebih dahulu mendapatkan suntikan dana dari investor global seperti Northstar Group, Sequila Capital dan DST Global.

Heru Sutadi yang juga mengamati rintisan tanah air berharap manajemen Go Jek Indonesia dapat menggunakan dana ini untuk pengembangan perusahaan karena selama ini Go Jek masih cukup tergantung dengan suntikan dana investor.