Harga SUN Melorot Karena Ambil Untung

Harga Surat Utang Negara atau yang lebih sering disebut SUN tertekan pada perdagangan Rabu pagi akibat aksi profit taking atau ambil untung oleh para investor dan pelaku pasar.
Harga SUN Melorot Karena Ambil Untung
Mengacu pada IBPA atau Indonesia Bond Pricing Agency per Rabu 13 Juli 2016, rata-rata harga obligasi pemerintah terkoreksi 0,23 persen dari hari sebelumnya yang berada pada level 115,98. Angka tersebut merupakan angka yang dikeluarkan oleh INDOBeX Goverment Clean price.

Analisa Fixed Income MNC Securities I Made Adi Saputra menuturkan bahwa harga obligasi negara pada perdagangan cenderung menurun karena terjadinya aksi profit taking atau ambil untung oleh para pelaku pasar dan investor. Aksi tersebut disebutnya karena harga SUN sudah naik cukup tinggi pasca libur panjang Lebaran.

“Secara kalkulasi, sebenarnya harga SUN sudah mencapai titik jenuh beli atau overbought sehingga koreksi sudah pasti terjadi dan koreksi tersebut terjadi pada perdagangan Rabu ditambah dengan aksi profit taking pelaku pasar membuat SUN semakin tertekan,” sebut I Made Adi Saputra.

SUN masih berpeluang sepanjang pekan jika tidak ada katalis ataupun pendorong baik dari dalam negeri ataupun eksternal. Harga obligasi negara tersebut dipasaran sekunder diprediksi akan kembali turun karena untuk jangka pendek ini tidak akan ada pemicu baik dari dalam negeri ataupun eksternal yang bisa mendorong SUN kembali naik.

“Kondisi jenuh beli ini membuat SUN tetap tertekan. Yang bisa diharapkan adalah berhentinya aksi profit taking karena jika itu terjadi maka harga SUN akan semakin tergerus,” tambah Made.