Adhi Karya Berpotensi Raih Kontrak Baru Rp 20 Triliun Dari LRT I

Emiten konstruksi BUMN, PT Adhi Karya Tbk atau disebut ADHI berpotensi untuk meraih kontrak baru dalam jumlah besar tahun ini. Perseroan plat merah tersebut memperkirakan nilai kontrak yang akan diperoleh Adhi Karya untuk proyek kereta api ringan atau Light Rail Transit tahap I mencapai nilai Rp 20 triliun.

Ki Syahgolang, Sekretaris Perusahaan ADHI mengharapkan kontrak LRT tahap I dapat disahkan dalam waktu dekat. “Ini seiring dengan perubahan Peraturan Presiden terkait penyelenggaraaan LRT,” kata Syahgolang pada keterangan resmi di kantor Adhi Karya pada hari Selasa 16 Agustus 2016.
Adhi Karya Berpotensi Raih Kontrak Baru Rp 20 Triliun Dari LRT I
Perubahan Peraturan Presiden nomor 98 tahun 2015 pada 29 Juli 2016 telah diterbitkan Peraturan Presiden nomor 65 tahun 2016 tentang perubahan atas Peraturan Presiden nomor 98 tahun 2015 yaitu mengenai Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit Terintegrasi di Wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi.

Perpres tersebut menjelaskan mengenai pembangunan LRT yang akan dikerjakan oleh ADHI yang meliputi beberapa hal termasuk penambahan lingkup pekerjaan Depo dan klasifikasi teknis rel menggunakan tipe standard gauge atau ukuran rel standard 1435 mm.

Selain penambahan lingkup pekerjaan, ADHI juga mendapatkan pelaksanaan penugasan pembangunan prasarana LRT yang dapat dikerjakan sebelum kontrak ditandatangani Kementerian Perhubungan berdasarkan persetujuan teknis dan pengawasan dari Kemenhub.

Adhi Karya akan mendapatkan pembayaran atas pengalihan prasarana untuk setiap tahapan pembangunan prasarana dari pemerintah dalam hal ini dari Menteri Perhubungan. Pemerintah sendiri telah mengalokasikan anggaran dalam anggaran belanja Kementerian Perhubungan serta penugasan PT Kereta APi Indonesia senagao operator dari LRT.

Dengan adanya kontrak LRT ini, ADHI berpeluang untuk mencatatkan pertumbuhan nilai kontrak baru tahun ini. Pencapaian kontrak anyar ADHI hingga akhir Juli telah mencapai Rp 6,6 triliun.