Indosat Bukukan Laba Rp 428 Miliar Hingga Juni 2016

PT Indonsat Tbk atau ISAT untuk periode semester satu 2016 membukukan kinerja yang positif dengan mencatatkan profit atau laba sebesar Rp 428,07 miliar. Kinerja tersebut tergolong kinclong mengignat untuk periode yang sama ISAT mencatatkan kerugian hingga mencapai Rp 734 miliar.
Indosat Bukukan Laba Rp 428 Miliar Hingga Juni 2016
Pencapaian laba itu seiring dengan meningkatnya pendapatan bersih ISAT sebesar 10,5 persen yaitu dari Rp 12,620 triliun menjadi Rp 13,942 triliun untuk semester I tahun ini. Kontributor pendapatan ISAT terbesar adalah berasal dari bisnis seluler yang mencapai Rp 11,591 triliun naik dari Rp 10,223 triliun pada periode yang sama. Kenaikan tersebut dihitung secara rata meningkat 13,4 persen.

Bisnis multimedia, komunikasi data dan internet naik 3,4 persen menjadi Rp 1,897 triliun dari Rp 1,835 triliun. Untuk pendapatan dari bisnis telekomunikasi tetap, Indosat mencatat hasil kurang memuaskan karena mengalami penurunan sebesar 19 persen dari Rp 561 miliar menjadi Rp 454 miliar untuk periode yang sama.

Presdir Indosat Alexander Rusli mengatakan bahwa investasi yang ditanamkan di bidang layanan data dan jaringan memberikan tren positif untuk kinerja perusahaan. Pelanggan dianggap semakin melirik penawaran-penawaran digital yang Indosat berikan.

“Kami akan tetap menyediakan penawaran terbaik seiring dengan peningkatan kualitas layanan perusahaan penyediaan layanan di dunia digital,” kata Rusli hari Selasa 9 Agustus 2016.

Pelanggan Indosat juga seiring dengan meningkatnya pendapatan. Pada semester I ini tercatat peningkatan pelanggan menjadi 12 juta. Total hutang Indosat sendiri juga turun menjadi 25,7 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Selain itu, Indosat mencatat selisih kurs sebesar Rp 349,52 miliar dalam bentuk laba. Pada tahun 2015 untuk periode yang sama, ISAT mencatat rugi kurs yang mencapai Rp 905,28 miliar.