BUMI Kembali Jual Aset Untuk Lunasi Hutang

PT Bumi Resources Tbk atau BUMI dikabarkan akan kembali menjual aset yang mereka miliki untuk melunasi hutang sebesar 90 juta dollar AS yang akan jatuh tempo. Aset yang dikabarkan dijual tersebut adalah Leap Forward Resources Ltd yang dimana BUMI berencana untuk meleas 50 persen saham kepemilikan yang dimiliki di Leap Forward Resources. Saat ini disebut BUMi telah mengantongi 2 korporasi yaitu Smart Alliance Limited dan Oceanpro Investments Limited sebagai peminat.

Leap Forward merupakan anak perusahaan dari PT Bumi Resources Investment yang terlibat dalam kegiatan produksi beserta penjualan batubara terutama untuk daerah produksi di Tambang Gunung Sari, Tambang Buluk Seng dan Tambang Ulung yang semuanya terletak di Kalimantan Timur.
BUMI Kembali Jual Aset Untuk Lunasi Hutang
Direktur dan juga sekaligus Sekretaris Perusahaan BUMI Dileep Srivastava mengatakan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk membayar hutang ke salah satu kreditur yang akan jatuh tempo, dalam hal ini adalah Axis Bank Ltd yang berada di Hong Kong.

Sebagai informasi, Leap Forward adalah unit usaha khusus atau special purpose vehicle yang dimana sebelumnya telah dilepas 50 persen saham oleh BUMI ke Jainson Holdings Hong Kong Limited pada tahun 2012. Hasil penjualan saham tersebut juga digunakan untuk melunasi hutang kepada Axis Bank.

Pada Juni 2015 pun, BRI telah menandatangani penjualan saham dengan Oceanpro Investment Limited. Ketika itu BRI menjual 62 saham yang dimiliki nya di Leap Forward yang mewakiliki kepemilikan sebesar 12,38 persen dengan nilai transaksi mencapai 24,75 juta dollar AS.

Pada akhir tahun 2014, BRI juga telah melepas kepemilikan pada PT Fajar Bumi Sakti untuk membayar hutang. Ketika itu BUMI menjual 50 persen kepemilikan di FBS kepada Jainson Holding Hongkong dengan nilai 130 juta dollar AS.

Aksi jual aset ini dilakukan oleh BUMI untuk kembali restrukturisasi hutang yang mereka miliki sekaligus mengembalikan struktur modal korporasi.