Adhi Karya Berhasil Meraih Kontrak Underpass Mampang-Kuningan

Walaupun agak tertinggal jika dibandingkan dengan emiten konstruksi pelat merah lain dalam hal memperoleh kontrak, PT Adhi Karya Tbk masih memiliki peluang untuk menambah jumlah kontrak yang mereka raih pada tahun ini.

Yang terbaru adalah, Adhi Karya berhasil meraih kontrak untuk pengerjaan jalan bawah tanah atau underpass Mampang-Kuningan yang memiliki nilai Rp 202 miliar. Kontrak baru ini diperoleh dari Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta. Proyek ini diperkirakan akan memakan waktu pengerjaan sekitar tahun atau tepatnya 392 hari.

“Hingga Oktober, kontrak yang diperoleh telah mencapai Rp 11,4 triliun. Jika ditambah dengan perolehan kemarin maka total telah mencapai Rp 11,6 triliun,” jelas Ki Syahgolang Permata yang merupakan Sekretaris Perusahaan Adhi Karya.
adhi-karya-berhasil-meraih-kontrak-underpass-mampang-kuningan
Hingga akhir tahun ini, Adhi Karya masih mengikuti tender beberapa proyek lain baik proyek yang dimiliki sesama perusahaan plat merah, swasta ataupun proyek pemerintah. Perusahaan yang memiliki emiten ADHI ini terus berupaya untuk mengejar target total perolehan kontrak baru yang ditetapkan pada awal tahun yaitu sebesar Rp 18 triliun.

Angka tersebut disebut merupakan kontrak yang diluar dari kontrak LRT Jakarta, Depok dan Bekasi. Sebelumnya, terdapat ekspetasi jika Adhi Karya dapat memperoleh kontrak mencapai Rp 25 triliun untuk tahun ini akan tetapi baik investor dan perusahaan kembali realitis dengan target awal yaitu Rp 18 triliun.

Kinerja Adhi Karya sendiri tergolong positif karena mendapatkan kenaikan pendapatan sebesar 5% yaitu mencapai Rp 5,5 triliun pada kuartal III tahun 2016 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp 5,4 triliun.

Kenaikan pendapatan tersebut juga berefek positi kepada kenaikan laba bersih periode berjalan ADHI yang naik 19% dari Rp 115 miliar pada kuartal III 2015 menjadi Rp 137 miliar pada kuartal III 2016.