Telah Gabungkan Anak Usaha Oleh Toba Sejahtera

Berdasarkan prospektus yang diterbitkan akhir pekan ini menyampaikan TKS merupakan perusahaan yang dimiliki 99% sahamnya oleh TPS. Hal ini dilakukan supaya manajemen perusahaan lebih efektif dan efisien. Rencananya tangal efektif penggabungan pada 1 Maret 2017. Anak usaha PT Toba Sejahtera PT Toba Pengembang Sejahtera (TPS) berencana melakukan penggabungan usaha dengan PT Toba Karya Sejatera (TKS), dimana TKS akan menjadi pihak yang telah menggabungkan diri.

“Penggabungan usaha ini dalam acara rangka meningkatkan kinerja Toba Pengembang Sejahtera (TPS). Kemudian untuk efisiensi dan efektif manajemen perusahaan,” tulis manajemen TPS dalam prospektus.Selain itu, yang menjadi latar belakang merger ini adalah karena TPS dan TKS merupakan perusahaan yang sama-sama bergerak di bidang pembangunan properti. Dan saat ini antara TPS dam TKS sedang menggarap proyek sama adalah proyek properti Sopodel.

Dalam penggabungan ini akan memperkuat posisi TPS sebagai perusahaan hasil penggabungan dalam bisnis properti terutama dalam mencapai visi dan misi perusahaan mereka. Kemudian meningkatkan daya saing perusahaan hasil penggabungan dalam bisnis properti tersebut.

Pelaksanaan penggabungan ini akan dilaksanakan dengan meningkatkan modal disetor ditempatkan perusahaan hasil penggabungan tersebut. Peningkatkan modal disetor dan ditempatkan dilakukan sebagai akibat dari konversi saham-saham milik pemegang saham perusahaan hasil penggabungan ini.

Sesuai dengan rencana penggabungan ini seluruh pemegang saham TKS akan memperoleh 9.208 lembar saham baru di TPS. Rasio konversi tersebut sebesar 0,92 saham TPS untuk setiap saham TKS. Dimana konversi tersebut sudah mencerminkan nilai pasar wajar dari kedua perusahaan.

Dalam 2 Pekan Emas Meraih Level Terendah

Emas sempat menyentuh posisi terendah dalam dua pekan terakhir akibat penguatan dollar AS. dan Harga emas ditransaksikan melemah pada akhir pekan ini

Data yang dihimpun CNBC menunjukkan, pada pukul 14.25 waktu Singapura, harga emas di pasar spot akun sboobet ditransaksikan turun 0,5% menjadi US$ 1.182,87 per troy ounce. Nyaris mendekati level terendah dua pekan terakhir yang tercipta pada 11 Januari lalu di level US$ 1.182,45 per troy ounce. Sedangkan harga kontrak emas mencatatkan penurunan 0,6% menjadi US$ 1.183 per troy ounce.

Kombinasi dari sejumlah faktor, termasuk penguatan dollar serta rendahnya volume transaksi menjelang Tahun Baru China ( imlek ), Teman Judi menekan pasar emas, jelas Ronald Leung, chief delaer Lee Cheong Gold Dealers di Hong Kong.

mayoritas market di Asia tak beroperasi, yang berarti hal ini saat yang baik untuk melepas emas. dan anda bisa melihat tingkat permintaan sangat rendah, yang menunjukkan tingkat permintaan emas saat ini.

harga emas spot diprediksi akan menembus support US$ 1.182 per troy ounce dan akan turun lagi ke support selanjutnya di level US$ 1.171 per troy ounce. itu menurut analis teknikal reuters Wang Tao. dan di sisi lain, dollar bergerak naik pada hari ini dengan rebound dari posisi terendahnya dalam tujuh pekan terakhir.

Dan ini sekadar informasi, indeks dollar hari ini naik 0,1% menjadi 100,500. Pada sesi sebelumnya, sbobet casino indeks dollar sempat tertekan hingga ke level 99,793 yang merupakan level terendah dalam tujuh pekan terakhir.

Penawaran Lelang Sukuk Mencapai Rp 24 Triliun

Lelang sukuk negara berhasil membukukan penawaran hingga mencapai Rp 24 triliun. Penawaran yang masuk hampir mencapai 4 kali lipat dari target yang ditetapkan awal oleh pemerintah yaitu Rp 6 triliun.

Dari total penawaran yang masuk, jumlah yang diserap sebesar Rp 6,57 triliun. Analis dari Indonesia Bond Pricing Agency atau IBPA, Nicodimus Anggi Kristiantoro menilai bahwa penawaran yang mencapai 4 kali lipat dari target tergolong sangat besar untuk lelang sukuk. Dirinya memperkirakan bahwa meningkatnya nilai lelang ini disebabkan oleh tingginya ekspektasi dari para investor terhadap keadaan ekonomi nasional seperti data domestik yang baik.

Belakangan ini beberapa data perekonomian nasional memberikan gambaran yang menggembirakan. Salah satu data yang menggembirakan adalah seperti cadangan devisa per Desember 2016 naik ke level US$ 116,4 miliar setelah pada per November 2016 berada pada posisi US$ 111,5 miliar.
Penawaran Lelang Sukuk Mencapai Rp 24 Triliun
“Cadangan devisa yang naik ditambah dengan tren naiknya rupiah sejak awal perdagangan tahun 2017 dan masuknya dana asing pasar SBN meningkatkan persepsi positif para investor,” kata Nicodimus.

Pada lelang hari ini, Nicodimus beranggapan bahwa yield yang ditawarkan kepada investor tergolong cukup rendah sehingga pemerintah dapat menyerap dana melebihi dari target yang telah ditetapkan. Hal ini terbukti dari 5 seri yang ditawarkan, empat seri dengan yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan lebih rendah daripada yield wajar yang ditetapkan IBPA. Keempat seri tersebut adalah SPBS110720017, PBS013, PBS014 dan PBS012 dengan yield rata-rat tertimbang berkisar dari 5% hingga 8%.

Sementara itu, seri terakhir yaitu PBS011 mencatatkn yield rata-rata tertimbang yang dimenangkan pada nilai 7,97 persen. Sebelum dilelang, IBPA telah menetapkan yield acuan lelang yaitu 6,19 persen untuk SPNS1107220017, 7,36 untuk PBS013, 7,664 persen untuk PBS014, 7,94 persen untuk PBS001 dan 8,25 persen untuk seri PBS012.

Penawaran yield rendah ini, menurut Nicodimus telah sejalan dengna tren penurunan yield di pasar obligasi domestik pada awal tahun sehingga pemerintah kesulitan untuk memenangkan penawaran dengan yield yang lebih tinggi dari investor.

Pada lelang kali ini, seri yang paling diminati adalah SPNS110720017 karena memiliki yield paling rendah sekaligus memiliki tenor yang enam bulan. Tenor ini mencatatkan penawaran hingga mencapai Rp 17,89 triliun. Penawaran yang dimenangkan oleh seri ini mencapai Rp 2 triliun.

Pasar Saham Menjadi Jawara Investasi Tahun 2016

Sepanjang tahun 2016, pasar menjadi salah satu instrumen investasi yang paling dipopuler dan menguntungkan jika dibandingkan daftar poker dengan pasar keuangan lain yang. Hal ini terlihat dari Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG yang pada tahun tumbuh 15,32 persen ke 5.296,71.

Kenaikan IHSG ini melampaui performa obligasi milik pemerintah atau INDOBeX Government Total Return yang hanya tumbuh 13,93 persen ataupun obligasi perusahaan atau INDOBeX Corporate Total Return yang hanya tumbuh 12,62 persen. IHSG juga berhasil mengalahkan reksadana dan emas batangan situs poker yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang Tbk.

Direktur Panin Asset Management Rudiyanto mengatakan bahwa pasar saham domestik baru menguat setelah pelaksanaan tax amnesti pada kuartal III 2016. Naiknya IHSG juga didorong oleh reshuffle Menteri Keuangan dari Bambang Brodjonegoro ke Sri Mulyani ikut menaikkan optimisme pasar hingga penutupan tahun.

Akan tetapi, IHSG sempat diliputi aksi jual pada kuartal IV 2016 karena faktor eksternal. “Hal yang diluar dugaan adalah naiknya volume transaksi pada akhir tahun yang mendorong naiknya IHSG,” kata Rudiyanto.

Peringkat kedua instrumen pemberi keuntungan terbesar bagi investor adalah surat berharga negara atau SBN. Pada awal 2016, pasar surat bandar poker berharga negara diliputi dengan tren bullish setelah bank sentral dalam hal ini Bank Indonesia melakukan pemangkasan suku bunga acuan atau BI Rate sebanyak 7 kali. Walaupun begitu, yield obligasi pemerintah masih terbaik di ASEAN.

Untuk 2017 ini, Jemmy Paul Wawointana yang saat ini merupakan Investment Director PT Sucorinvest Assest Management mengatakan bahwa investor harus mencermati instrumen saham hal ini dikarena tren kenaikan inflasi karena kenaikan tarif dasar listrik atau TDL beserta harga minyak dunia. Dengan naiknya inflasi maka saham beserta komoditas akan berada di posisi yang lebih baik. Sektor saham yang dapat di target adalah infrastruktur, komoditas serta konstruksi.

Loyo Di Hari Ketiga, Ini Faktor Penekan Rupiah

Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra mengatakan bahwa saat ini dollar AS masih mempertahankan trend penguatan untuk mayoritas mata uang dunia termasuk diantaranya adalah Rupiah menyusul kuatnya keyakinan pasar akan pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat yang akan menunjukan angka positif pada akhir tahun.

“Penguatan dollar didorong oleh kenaikan suku bunga di Amerika Serikat yang diprediksi akan cukup agresif,” kata Ariston.

Dirinya menjelaskan bahwa saat ini The Fed atau bank sentral Amerika Serikat telah hampir memastikan akan menaikkan suku bunga sebanyak 3 kali pada periode tahun 2017. Sebagai respon rencananya tersebut, level bunga yang tinggi memicu permintaan dollar AS yang semakin tinggi.

Walaupun demikian, menurut Ariston, harga minyak yang juga mulai merangkak naik menyusul outlook cadangan minyak Amerika Serikat yang akan turun juga turut menjaga harga komoditas sehingga dapat menjaga fluktuasi mata uang komoditas.

Dari pantau harga, saat ini minyak mentah jenis WTI Crude pada Rabu sore telah menguat 0,64 persen menjadi US$ 53,64 per barel sementara itu minyak mentah jenis Brent Crude menguat 0,61 persen menuju posisi US$ 55,69 per barel.

Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menambahkan bahwa konsistensi kenaikan harga komoditas juga menjaga fluktuasi mata uang domestik kedepannya.”Meski dalam jangka pendek pelemahan rupiah dapat bertahan akan tetpai daya tarik dari imbal hasil tinggi surat utang negara atau SUN serta harapan membaiknya pertumbuhan ekonomi karena kenaikan harga komoditas dapat mengembalikan momentun positif rupiah untuk jangka waktu menengah,” kata Rangga.

Mengacu pada data Bloomberg, rupiah melemah ke Rp 13.459 per dollar AS atau 0,61 persen dari penutusan kemarin Rp 13.438 per dollar AS. Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia mencatatkan nilai tukar rupiah melemah menjadi Rp 13.473 dibandingkan dengna hari Selasa Rp 13.393.

Harga Minyak Dunia Bergerak Panas Jelang Pertemuan Negara Non-OPEC

Harga minyak dunia cenderung bergerak naik dengan harapan negara penghasil minyak yang bertemu pekan ini akan bersepakat untuk menurunkan produksi minyak mentah untuk beberapa bulan kedepan.

Pada perdagangan Jumat (9/12), harga West Texas Intermediate atau WTI di pasar New York Mercantillism untuk kontrak pengiriman pada bukan Januari 2017 naik 1,3 persen menjadi US$ 51.50 per barel pada posisi sebelumnya yaitu US$ 50,84 per barel

Sedangkan itu untuk harga Brent naik 44 sen atau sekitar 0,82 persen menjadi US$ 54,33 per barel. Pada Sabtu ini, negara-negara eksportir Teman 4D migas Non-OPEC akan bertemu untuk membahas pergerakan harga minyak dunia saat ini. Pada pertemuan tersebut juga dihadiri oleh petinggi Organization of Petroleum Exporting Countries atau OPEC. Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih mengatakan bahwa dirinya optimis pada pertemuan yang akan diselenggarakan tersebut dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi negara eksportir minyak.

Sumber OPEC menyebutkan bahwa sudah terdapat 9 negara non-OPEC yang dipastikan akan hadir pada pertemuan tersebut yaitu Azerbaijan, Kazakhstan, Rusia, Meksiko, Sudan, Bahrain, Sudan Selatan, Oman dan Malaysia.

OPEC pada pekan telah merencanakan untuk memangkas 600 ribu barel per hari dan akan ditingkatkan menjadi 1,2 juta barel per hari pada akhir semester pertama 2017. Sementara itu diluar OPEC, hanya Rusia yang telah hampir memastikan akan memangkas produksi sebesar 300 ribu barel per hari. Selain Rusia, Meksiko disebut juga membuka peluang memangkas produksi yang mereka miliki sebesar 150 ribu barel per hari.

Arab Saudi yang merupakan produsen terbesar sejauh ini telah menyatakan akan mempertahankan penjualan judi togel untuk pasar Asia akan tetapi akan memangkas pasokan ke Amerika Serikat dan Eropa setelah hubungan domestik dengan Amerika Serikat dan Eropa memburuk beberapa bulan terakhir.

Adhi Karya Berhasil Meraih Kontrak Underpass Mampang-Kuningan

Walaupun agak tertinggal jika dibandingkan dengan emiten konstruksi pelat merah lain dalam hal memperoleh kontrak, PT Adhi Karya Tbk masih memiliki peluang untuk menambah jumlah kontrak yang mereka raih pada tahun ini.

Yang terbaru adalah, Adhi Karya berhasil meraih kontrak untuk pengerjaan jalan bawah tanah atau underpass Mampang-Kuningan yang memiliki nilai Rp 202 miliar. Kontrak baru ini diperoleh dari Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta. Proyek ini diperkirakan akan memakan waktu pengerjaan sekitar tahun atau tepatnya 392 hari.

“Hingga Oktober, kontrak yang diperoleh telah mencapai Rp 11,4 triliun. Jika ditambah dengan perolehan kemarin maka total telah mencapai Rp 11,6 triliun,” jelas Ki Syahgolang Permata yang merupakan Sekretaris Perusahaan Adhi Karya.
adhi-karya-berhasil-meraih-kontrak-underpass-mampang-kuningan
Hingga akhir tahun ini, Adhi Karya masih mengikuti tender beberapa proyek lain baik proyek yang dimiliki sesama perusahaan plat merah, swasta ataupun proyek pemerintah. Perusahaan yang memiliki emiten ADHI ini terus berupaya untuk mengejar target total perolehan kontrak baru yang ditetapkan pada awal tahun yaitu sebesar Rp 18 triliun.

Angka tersebut disebut merupakan kontrak yang diluar dari kontrak LRT Jakarta, Depok dan Bekasi. Sebelumnya, terdapat ekspetasi jika Adhi Karya dapat memperoleh kontrak mencapai Rp 25 triliun untuk tahun ini akan tetapi baik investor dan perusahaan kembali realitis dengan target awal yaitu Rp 18 triliun.

Kinerja Adhi Karya sendiri tergolong positif karena mendapatkan kenaikan pendapatan sebesar 5% yaitu mencapai Rp 5,5 triliun pada kuartal III tahun 2016 jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai Rp 5,4 triliun.

Kenaikan pendapatan tersebut juga berefek positi kepada kenaikan laba bersih periode berjalan ADHI yang naik 19% dari Rp 115 miliar pada kuartal III 2015 menjadi Rp 137 miliar pada kuartal III 2016.

Proyek Pembangkit Listrik Mendorong Saham ADARO Naik

PT Adaro Energy Tbk tengah gencar membidik lelang proyek pembangkit listrik. Setelah tertunda beberapa tahun, perusahaan yang tercatat dengan nama ADRO di BEI ini telah mulai mengerjakan PLTU Batang yang memiliki kapasitas 2×1.000 mw pada tahun ini. Diharapkan bisnis pembangkit listrik ini dapat memberikan kontribusi signifikan untuk pendapatan perusahaan.
Proyek Pembangkit Listrik Mendorong Saham ADARO Naik
Analis Daewoo Securities Andy Wibowo Gunawan mengatakan bawha strategi dari ADRO untuk masuk kedalam bisnis pembangkit listrik adalah langkah yang tepat. Hal ini sejalan dengan bisnis utama ADRo yang bergerak di sektro batubara. Tentunya emiten batubara tersebut akan menggunakan batubara yang mereka miliki untuk menjalankan pembangkit listrik tersebut.

Strategi bisnis ini adalah skema PTBA yang menjual batubara ke PLN yang merupakan sesama perusahaan plat merah dengan skema kontrak jangka panjang. “Dengan anak usahanya, ADRO akan membangun proyek Batang. Jika ADRO menjual batubara ke PLTU Batang maka penjualan akan lebih pasti sehingga akan baik untuk jangka panjang,” kata Andy.

Skema kontrak jangka panjang ini akan mulai berlaku untuk pembangkit lain yang sedang digarap oleh ADRO. Hasil dari bisnis pembangkit listrik ini diharapkan menjadi salah satu mesin pengerak ADRO pada jangka panjang.

Bisnis pembangkit memiliki potensi yang cukup cerah kedepannya hal ini disebabkan fokus pemerintah yang tengah mengejar target pembangunan energi listrik yang mencapai 35 ribu mw. Adaro melalui anak usahanya, PT Adaro Power juga masih memburu proyek lain seperti pembangkit listrik tenaga gas uap atau PLTGU Jawa I, PLTU Sumsel 8,9 dan 10 berikut Kalimantan III.

Data Manufaktur Dongkrak Harga Perak

Harga perak yang semakin mengkilap ditambah dengan ditopang oleh membaiknya data manufaktur sejumlah negara membuat salah satu komoditas ini memiliki harga yang semakin kinclong dipasar. Selain itu, skandal surat elektronik atau e-mail yang membelit calon presiden Amerika Serikat dari partai Demokrat yaitu Hillary Clinton juga turut memperkuat posisi harga perak.

Pada pukul 16.00 WIB hari Sening, harga perak untuk kontrak pengiriman Desember 2016 di Commodity Exchange menguat 0,36 persen ke angka 17,86 dollar AS per ons troi. Kenaikan ini merupakan kenaikan harga tertinggi sejak 3 Oktober 2016. Dlaam sepekan terakhir harga perak telah naik 1,5 persen.
data-manufaktur-dongkrak-harga-perak
Andri Hardianto, analis dari Asia Tradepoint Future mengatakan bahwa harga perak sedikit terangkat karena beberapa negara maju berhasil mencetak data manufaktur bulan Oktober yang diatas ekspetasi seperti Eropa, Amerika Serikat dan China.

Skandal surel Hillary Clinton juga membuat investor mulai beralih ke perak dari emas sebagai safe haven. Walaupun kasus Clinton ini berdampak negatif pada pasar saham AS dan juga nilai tukar AS akan tetapi tidak memberikan dampak yang terlalu besar.

Analisa Andri sendiri memprediksi bahwa harga perak akan terus bergerak liar dalam jangka waktu pendek. Hal ini disebabkan oleh masih banyaknya data penting yang akan dirilis pekan ini. Beberapa data yang ditunggu adlaah indeks belanja sektor manufaktur China, Inggris dan AS. Investor disebut juga sedang menunggu rilis data aktivitas industri di sejumlah negara.

Selain itu, pekan ini juga akan diikuti oleh rapat beberapa bank sentral negara anggota G-7 seperti BoJ Jepang, BoE Inggris dan tentunya The Fed Amerika Serikat. Khusus The Fed merupakan hal yang paling ditunggu karena masih diselimuti ketidakpastian mengenai kenaikan suku bunga acuan.

Pernyataan hawkish dari pejabat senior The Fed dapat mengangkat dollar AS dan menekan harga perak. Jika melihat tren yang ada pada aktivitas industri dan manufaktur yang semakin membaik maka pergerakan harga ini merupakan suatu hal yang positif. Tetapi prospek penguatan ini akan terhalang oleh kenaikan bunga The Fed.

Wall Street Ditutup Menguat Ditengah Aksi Merger Dan Akuisisi

Saham-saham di bursa Amerika Serikat hari ini ditutup menguat setelah banyaknya aski korporasi yang berupa merger ataupun akuisisi yang dilakukan berbagai perusahaan. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 77 poin pada sesi penutupan menuju ke posisi 18.223. Indeks S&P 500 berakhir dengan menguat 0,5 persen menjadi 2.151 dan Indeks teknologi Nasdaq melompat hingga 1 persen pada sesi penutupan menjadi 5.310.
Wall Street Ditutup Menguat Ditengah Aksi Merger Dan Akuisisi
Menguatnya bursa AS tersebut merupakan kabar gembira ditengah respon negatif dari investor terhadap tercapainya kesepakatan AT&T yang akan mencaplok Time Warner senilai 85,4 miliar dollar AS yang diumumkan pada akhir pekan lalu.

Saham AT&T dan Time Warner sendiri mengalami penurunan masing-masing sebesar 1,9 persen untuk AT&T dan 2,4 persen untuk Time Warner. Bahkan, hal yang paling mengejutkan adalah saham perusahaan multi nasional yang merupakan perusahaan ketiga terbesar di dunia untuk industri televisi, film dan hiburan, Time Warner terperosok lebih dalam daripada AT&T yang hanya sebesar 107,50 dollar AS per saham.

Penurunan tersebut disebut sebagai bentuk skeptis dari pasar dan investor mengenai kesepakatan yang disinyalir tidak akan mendapatkan restu dari regulator. Dilain pihak, investor menyambut dengan gembira akuisisi yang dilakukan oleh perusahaan aviasi atau penerbangan Rockwell Collins terhadap pabrikan pembuat tempat duduk pesawat B/E Aerospace senilai 6,4 miliar dollar AS. Saham B/E Aerospace ditutup menguat hingga mencapai 15 persen sedangkan Rockwell Collins dicatat melemah sebesar 6 persen.

Aksi korporasi lainnya adalah akuisisi yang dilakukan oleh perusahaan broker perdagangan TD Ameritrade terhadap Scottrade senilai 4 miliar dollar AS.