Tetap Berkarya Dan Trendi Di Masa Pandemi

Yuri Karsono, S.I.K., mendukung kebijakan pemerintah untuk mengurangi pasien yang terpapar _Virus Corona_. Melalui Danki 2 Batalyon C Pelopor Iptu Roni Yudiansyah, S.H dan dilaksanakan oleh tim patroli dpp Bripka Ade Nana menindak lanjuti perintah tersebut dengan terjun langsung kelapangan mengingatkan kepada petugas desa yang dikunjungi agar menaati kebijakan tersebut. Dengan selalu memakai masker, selalu membawa _handsanitizer_ juga masker cadangan, selalu mencuci tangan, dan membawa keperluan individu pribadi serta agar selalu membuat program yang bisa mengedukasi masyarakat tentang bahayanya covid-19. “Dengan kesadaran yang baik dan kerja sama semua pihak maka pandemi ini diharapkan dapat segera berlalu, perlu peran aktif masyarakat dalam memutus mata rantai virus,” katanya. “Masyarakat harus terus menerapkan protokol kesehatan dengan bijaksana terutama dalam menjalani tatanan regular baru,” kata Anggota Departemen Kebencanaan Sosial dan Kesehatan Pusmit Universitas Jenderal Soedirman Arif Imam Hidayat di Purwokerto, Selasa (9/6).

Menurut dia, tatanan regular baru mendorong masyarakat untuk mulai beradaptasi dan tetap berkarya seperti biasa namun harus dijalani dengan bijaksana dengan protokol kesehatan yang ketat. Bertanya-tanya kenapa nggak dilahirkan dengan wajah yang cantik, uang yang banyak, atau otak yang encer. Padahal, kalau dipikir-pikir, belum tentu hidup mereka sesempurna yang terlihat di media sosial. Saya sendiri adalah salah satu orang yang telah merasakan khasiat jamu. Lalu eyang saya yang memang ahli jamu mengatakan bahwa akan merawat saya dengan jamunya. Dan ternyata di usia 40 tahun saya punya anak, sampai empat anaknya.

Kamu bisa memanfaatkan media sosial dan internet untuk berkarya atau tukar pikiran maupun informasi positif. Jangan sampai media sosial menjadi saran untuk menjatuhkan satu sama lain atau menyebarkan informasi hoax ya. Intinya jika kita menggunakannya secara positif, kita juga akan merasakan manfaat positifnya. Lewat lagu tersebut Rhoma Irama pun mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan ketakwaan serta mengedepankan protokol kesehatan agar pandemi virus korona bisa segera berakhir.

Lasmi juga optimis, meski ditengah kondisi pandemi Covid-19 tidak menjadi penghalang untuk tetap berkarya bagi masyarakat, bangsa dan negara. Penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran pandemi membuat upacara peringatan pada tahun ini tidak dihadiri secara fisik. Namun, masyarakat tetap dapat menyaksikan kemeriahan HUT ke-75 Republik Indonesia melalui ruang digital.

Hal yang bisa kita terapkan untuk tetap berkarya

Pada tahun 1969 ia kembali ke Jakarta dan mulai membangun mimpi-mimpinya untuk membuat produk kecantikan dan lebih mengembangkan jamu di Indonesia. Berikut perbincangan Bintang.com bersama wanita yang murah senyum ini. Kemudahan mengakses web dan konten yang kita buat maupun terima kadang bisa berdampak positif dan negatif. Kita sebagai generasi penerus harus bijak dalam memanfaatkan media sosial, mulai dari membuat konten, menyebarkan hingga menanggapi konten yang diterima.

Bakti sosial itu dibuktikan pria berusia seventy three tahun itu lewat konser di rumah bertajuk Rhoma Irama Musik Amal Dari Rumah, pada Sabtu, 25 April 2020 lalu. Dalam kegiatan amal tersebut, dirinya berhasil menggalang dana hingga sebesar Rp1 Miliar. “Jika KKN-nya dalam bentuk terpadu, mahasiswa nanti akan melakukan PPL atau mengajar siswa secara daring.